Lompat ke konten

Arah Kiblat

Azimut kiblat dihitung sebagai busur terpendek di permukaan bumi menuju Ka'bah, diukur dari utara sejati.

Titik pengukuran

atau pilih wilayah

pilih provinsi dahulu

Saat pengamatan

UTSB

Pilih titik pengukuran untuk melihat arah kiblat dari lokasi tersebut.

Rasdul kiblat — verifikasi tanpa alat ukur

Dua kali setahun matahari berada tepat di atas Ka’bah. Pada saat itu, bayangan setiap benda yang berdiri tegak di belahan bumi yang sedang siang akan menunjuk lurus ke arah kiblat. Cara ini tidak memerlukan kompas maupun aplikasi, dan lazim dipakai untuk memeriksa ulang arah saf masjid.

27 atau 28 Mei

16.18 WIB

sekitar pukul 09.18 UTC

15 atau 16 Juli

16.27 WIB

sekitar pukul 09.27 UTC

  1. Langkah 1Siapkan benda tegak lurus — tongkat, tiang, atau benang berbandul — di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  2. Langkah 2Samakan jam Anda dengan waktu resmi, lalu amati tepat pada jam yang tertera.
  3. Langkah 3Tarik garis dari ujung bayangan menuju pangkal benda. Garis itulah arah kiblat.

Waktu di atas berlaku untuk wilayah yang masih mengalami siang pada saat tersebut. Di sebagian Indonesia timur matahari sudah rendah atau terbenam, sehingga pengamatan dianjurkan memakai hari alternatif atau pengukuran dengan alat.